Asal-usul Kurma Sukari

kurma-sukari-kurma-raja

Kurma adalah tanaman palma dalam genus Phoenix yang buahnya dapat dimakan. Meski tempat asal tanaman ini tidak diketahui dengan pasti namun tanaman ini telah lama di budidayakan di sekitar Teluk Persia. Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi sekitar 15-25 m tumbuh secara tunggal dan membentuk rumpun pada sejumlah batang.

Kurma telah menjadi makanan pokok di Timur Tengah selama ribuan tahun lamanya. Orang Arab kemudian menyebarluaskan kurma di sekitar Selatan dan Barat Daya Asia, bagian utara Afrika, Spanyol dan Italia. Lalu oleh bangsa Spanyol kurma kemudian diperkenalkan di Mexico dan California.

Kurma memiliki kandungan karbohidrat, gula, serat pangan, lemak, protein, vitamin C dan mangan. Buah yang dihasilkan oleh pohon kurma dikenal sebagai buah kurma berbentuk lonjong-silinder dengan panjang 3-7 cm, berdiameter 2-3 cm. Buah kurma muda berwarna merah cerah ke kuning terang tergantung jenis kurmanya.

buah-kurma-merah

Buah kurma tergantung pada kandungan glukosa, fruktosa dan sukrosa. Buah kurma dikelompokkan menjadi tiga golongan utama yaitu:

  1. Kurma lunak, contohnya Barhee, Halaw, Khadrawy, Medjool.
  2. Kurma semi kering, contohnya Dayri, Dgelet Noor, Zahidi
  3. Kurma kering contohnya Thoory

Sebagian besar perkebunan kurma menggunakan perkembangbiakan stek pada tanaman terutama pada Medjool karena bisa menghasilkan banyak buah serta berasa manis dan besar. Penggunaan stek akan menghasilkan buah 2-3 tahun lebih cepat daripada menggunakan bibit. Pohon kurma baru dapat menghasilkan buah setelah berusia 4 hingga 7 tahun dan dapat dipanen pada usia 7 hingga 10 tahun.

Kurma matang dibagi menjadi 4 golongan yaitu kimri (muda), khalal (berukuran penuh), rutab (matang, lembut) dan tamr (matang, dikeringkan dengan bantuan sinar matahari).

Kurma Sukari

Salah satu jenis kurma yang popular adalah kurma sukari atau disebut juga dengan kurma raja atau ratu sebab memiliki ukuran yang besar, dagingnya berwarna coklat muda seperti caramel dan bentuknya kecil memanjang. Jenis kurma mahal lainnya selain sukari adalah kurma ajwa, medjool, deglet noor dan khalas.

Jenis kurma ini banyak disukai oleh raja-raja dari Timur Tengah karena memiliki rasa yang manis. Di Timur tengah, nama sukari ditulis ‘sukkari’. Sukkari berasal dari kata dalam bahasa Arab ‘sukkur’ yang artinya gula.

Tekstur daging buah kurma sukari tidak kenyal namun lembut dan mudah meleleh di lidah sementara bagian luarnya kering dan renyah. Kurma sukari merupakan jenis kurma paling mahal.

manfaat-kurma-sukari

Manfaat Umum Kurma Sukkari

  1. Kurma sukkari dikenal pula dapat menyembuhkan penyakit seperti menurunkan kadar kolesterol, mencegah kerusakan dan keropos pada gigi, membuat jernih penglihatan dan menghilangkan kelelahan.
  2. Meningkatkan nafsu makan dan memberi energi tambahan.
  3. Meningkatkan konsentrasi.

Manfaat Khusus Kurma Sukkari

  1. Bagi ibu-ibu yang akan melahirkan, kurma sukkari bermanfaat mengurangi pendarahan sehingga proses melahirkan dapat berjalan lancar.
  2. Kurma juga dapat mencegah ketuban pecah dini yang dapat membahayakan ibu dan janin. Selain itu juga mempercepat pemulihan pasca melahirkan.
  3. Menambah stamina dan vitalitas kaum pria bila dikonsumsi secara teratur.

Untuk mendapatkan khasiatnya selain dapat dimakan langsung juga diolah menjadi jus kurma yang nikmat atau dijadikan selai sebagai olesan roti.

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga dan kualitas kurma adalah bentuk, ukuran dan rasa. Kurma sukkari di Saudi Arabia dibudidayakan di provinsi Al-Qaseem. Kurma sukkari memiliki kandungan gula yang tinggi namun tetap aman dikonsumsi karena juga mengandung antioksidan tinggi yang berguna untuk melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab berbagai macam penyakit bagi tubuh kita serta mengandung vitamin A.